Tampilkan postingan dengan label Eksperimen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Eksperimen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2011

Eksperimen Melunakkan Kulit Telur

Alat dan Bahan :
- gelas kaca bening ( agar reaksi dapat terlihat )
- Air cuka

- telur mentah

Cara Keja :
- Masukkan air cuka ke dalam gelas kaca yg bening .
- Masukkan telor ke dalamnya.
- Liat reaksinya

Hasilnya :
Terbentuk gelembung keluar dari telur.




Apa yang terjadi :
Kulit telur yg terdiri dr kalsium karbonat (CaCO3). Ketika telur dicampur dengan air cuka (CH3COOH) akan menimbulkan reaksi kimia dgn produknya berupa gas karbondioksida (CO2).

Selanjutnya biarkan telur terendam selama satu hari, lalu apakah yang terjadi?
Yang terjadi adalah :
Kulit telur menjadi tipis dan lembut.
Hal ini terjadi karena Kalsium Karbonat yang terkandung dalam kulit telur terkikis habis, sehingga yang tersisa hanyalah lapisan luar dari putih telur.

Senin, 07 November 2011

Eksperimen Fisika Roket Mini

 Ya walaupun roket ini tidak sebagus roket air, tapi menarik untuk dibuat karena alat dan bahan yang diperlukan banyak kita temui di rumah dan warung terdekat.

Alat dan bahan :
  • Alumunium foil
  • Kotak korek api + batang korek api
  • Penjepit kertas (paper clip)
  • Jarum atau segala apapun yang lurus pokoknya.
  • Gunting
Langkah percobaan :
  • Gunting alumunium foil dengan lebar 8 cm x 3 cm.
  • Potong bagian kepala dari batang korek api dan letakkan di atas alumunium foil. Lihat gambar!

  • Gulung bagian ujung kiri alumunium foil sehingga membentuk tabung dengan bagian kepala korek api di tengahnya. Ingat membentuk tabung, jangan ditekan alumunium foilnya.
  • Ambil dan luruskan paper clip. Kemudian ujung paper clip tersebut masukkan ke dalam lubang tabung alumunium foil tadi sehingga menyentuh kepala batang korek api. Ingat jangan menyentuh alumunium tapi kepala korek api ya.
  • Nah sekarang baru tekan si alumunium sampai rapat.
  • Gulung lagi alumunium foil 2-3 kali, kemudian sobek sisanya. Lihat gambar!
  • Si ujung alumunium yang dekat paper clip diputar sampai erat, dan si ujung alumunium yang dekat korek api diputar kemudian digunting.
  • Lepaskan paper clip terus masukkan jarum pada lubang bekas paper clip tadi.
  • Selesai deh roket sederhananya, yang kita perlukan sekarang ialah landasannya.
  • Landasannya bisa dari bungkus korek api atau sisa alumunium foil.
  • Usahakan agar si roket membentuk sudut 45 derajat. Ayo kenapa? Lihat gambar!

  • Akhirnya ayo kita nyalakan roketnya!
  • Maka terbanglah si roket mini ke angkasa. (Ga juga sih palingan cuma 8-10 meter dah turun lagi)
Konsep Fisika :
Korek api itu (kepalanya) merupakan bahan bakar yang baik untuk roket mini ini. Ketika roket mini ini dinyalakan, maka si kepala korek api ini akan terbakar dan menimbulkan panas dan gas. Karena gas tersebut dikelilingi oleh tembok alumunium foil, maka terjadi pengumpulan gas yang sangat tinggi di dalam roket. Dan akhirnya si roket terbang karena dorongan dari gas tersebut.

Eksperimen Unik Dengan Teh Celup

Alat dan Bahan:
1. Teh Celup (Yang kemasannya dilipat dan ada seteplesnya)
2. Korek Api
3. Piring atau Wadah







Langkah-langkah Eksperimen:

1. Buka satu kemasan teh celup (Lepas seteplesnya), keluarkan teh yang ada di dalamnya, kemudian bentuk kemasan teh hingga berbentuk silinder (Bisa diberdirikan diatas wadah).



2. Nyalakan korek api, kemudian bakar bagian atas silinder kemasan teh celup.


3. Biarkan api bergerak ke bawah dan membakar bagian atas silinder tersebut.


4. Ketika api mendekati bagian bawah silinder tersebut, api akan terbang dan melayang ke atas.





Bagaimana itu terjadi????
Ketika api membakar bagian atas silinder teh celup, udara di sekitarnya memanas, mengembang dan bersifat kurang padat. Karena udara panas di atas api kurang padat dari udara (dingin) di sekitarnya, maka kemasan teh celup tersebut akan terdorong dan terbang ke atas.

Ketika udara panas naik ke atas, udara yang lebih dingin bergerak dan menggantikan posisi udara panas sebelumnya. Gerakan perpindahan panas ini berlangsung berulang-ulang dan menyebabkan kemasan teh celup terbang lebih tinggi dan lebih tinggi dari sebelumnya.

Pada awalnya, silinder kemasan teh celup masih terlalu berat untuk dapat diangkat. Tetapi ketika dibakar, massanya akan berkurang, semakin ringan sampai akhirnya cukup ringan bagi arus udara untuk mendorongnya terbang ke udara.

Selamat Mencoba :D

Source

Sabtu, 08 Oktober 2011

Ekperimen: Lampu Lava Sederhana

 Alat dan Bahan
1. Gelas minum bening
2. Minyak sayur
3. Garam atau Redoxon
4. Air
5. Pewarna makanan

Cara Kerja
1. Tuangkan air ke dalam gelas sekitar 3/4 nya
2. Tambahkan 5 tetes pewarna makanan (warna bebas tergantung selera)
3. Tuangkan secara perlahan-lahan minyak sayur ke dalam gelas. Usahakan agar minyak sayur berada pada lapisan teratas
4. Kemudian taburkan 1 sendok garam di atas lapisan minyak
5. Perhatikan fenomena yang terjadi, jika perlu tambahkan 1 sendok garam lagi untuk melihat efeknya berlanjut.

Eksperimen: Pelangi Kimia

Alat dan Bahan
1. Silinder ukur; 250 ml
2. Gelas kimia; 100 ml
3. Gula pasir
4. Zat pewarna makanan (biru,kuning,hijau,merah,dll.)
5. Air, H2O

Cara Kerja
1. Buatlah 6 larutan gula masing-masing sebanyak 30 ml dengan konsentrasi yang berbeda-beda (90%,75%,60%,45%,30%,dan15%).
2. Siapkan juga 30 ml air.
3. Berilah warna yang berbeda-beda untuk setiap larutan gula dan air.
4. Masukkan larutan gula dengan konsentrasi terbesar terlebih dahulu ke dalam silinder ukur 250 ml kemudian diikuti dengan konsentrasi yang lebih rendah, demikian seterusnya hingga air yang dimasukka paling akhir. Tuangkan larutan gula dengan hati-hati, jangan sampai saling bercampur dengan larutan sebelumnya di dalam silinder ukur.
5. Amati hasil akhir yang didapat.

Keterangan
Larutan gula sengan berbagai macam konsentrasi akan terpisah di dalam silinder ukur karena masing-masing memiliki berat jenis yang berbeda. Pemberian warna yang berbeda akan menunjukkan bahwa setiap larutan gula tersebut tidak akan saling bercampur di dalam silinder ukur selama campuran tidak diaduk.
(sumber : Permainan Kimia jilid 2diterbitkan oleh PUDAK Scientific, pengarang Yunita)

Kamis, 15 September 2011

Eksperimen: Balon Mandiri

Alat dan Bahan

1. Erlenmeyer; 250 mL
2. Balon
3. Natrium hidroksida; NaOH
4. Aluminium foil
5. Air, H2O

Cara Kerja

1. Potong lembaran aluminium foil menjadi potongan-potongan berukuran sekitar 1 cm x 1 cm kemudian masukkan kedalam balon.
2.Isi erlenmeyer dengan air sebanyak 100 mL lalu tambahkan beberapa butir NaOH
3. Pasang balon pada mulut labu erlenmeyer sedemikian rupa sehingga kedap, lalu tuangkan aluminium foil di dalam balon ke dalam labu erlenmeyer.
4. Amati yang terjadi pada balon. Pegang/sentuh erlenmeyeruntuk merasakan perubahan suhu.

Keterangan

 Reaksi antara aluminium dengan NaOH merupakan jenis reaksi eksoterm. Hal ini dapat dibuktikan dengan memegang erlenmeyer yang terasa panas pada saat terjadinya reaksi jika dibandingkan dengan sebelum bereaksi. Selain menghasilkan panas, reaksi ini juga menghasilkan gas hidrogen (H2) yang terkumpul di dalam balon sehingga balon menjadi mengembang.
(sumber : Permainan Kimia jilid 2diterbitkan oleh PUDAK Scientific, pengarang Yunita)

OFFICIAL BLOGSITE

Dave Koz - Together Again

 
Design by IQR Creation | Bloggerized by Iqro Cyber Technology - Official Blogsite KIR SMAVO | SMA Negeri 2 Cibinong